Friday, March 5, 2010

METODE COACHING

Metode coaching
sumber http://tjiairawan.com.

Salah satu kemampuan yang dibutuhkan oleh seorang Coach adalah kemampuan bertanya.
Saat ini anda akan mempelajari Teknik NLP™ yang dinamakan Meta Model yang dapat anda gunakan saat melakukan sesi Coaching sbb :

NEWSLETTER 1

Simple Deletion
Kalimat atau pernyataan dari klien yang mengalami simple deletion dapat diketahui dari adanya unsur yang dihilangkan begitu saja dari kalimat atau pernyataanya. Unsur yang dihilangkan tersebut dapat berupa obyek, orang atau peristiwa.

Contoh: "Saya gagal"

Seorang Coach perlu menemukan unsur yang hilang tersebut.

Contoh pertanyaan yang dapat diajukan seperti: "gagal dalam bidang apa?", dsb

NEWSLETTER 2

Comparative Deletion
Kalimat atau pernyataan dari klien yang mengalami pelanggaran meta model comparative deletion dapat diketahui dari adanya suatu perbandingan dari pernyataannya, namun tidak terungkap apa dibandingkan dengan apa

Contoh : ’Dia lebih baik dari saya’

Penting bagi seorang Coach untuk menemukan apa yang diperbandingkan dalam benak klien tersebut.

Contoh pertanyaan yang dapat diajukan seperti : ‘lebih baik? Menurut anda apanya yang lebih baik?’, dsb

NEWSLETTER 3
Unspecified Referential Index
Apabila kalimat atau pernyataan klien terdapat ciri-ciri bahwa benda, obyek, orang atau peristiwa yang tidak disebutkan secara spesifik maka pernyataan klien tersebut mengalami pelanggaran meta model yang disebut unspecified referential index

Contoh : ’Dia baik pada saya’

Seorang Coach perlu mengklarifikasi apa yang dirujuk oleh klien dalam pernyataannya tersebut

Contoh pertanyaan yang dapat diajukan seperti : ‘Siapa yang anda maksud yang baik pada anda’, dsb

NEWSLETTER 4
Unspecified Verb
Hampir sama dengan Unspecified Referential Index, perbedaannya adalah kalimat/pernyataan klien yang mengalami pelanggaran meta model ini kata kerja dalam kalimat tidak definisikan dengan jelas.

Contoh : ’saya menyakiti hatinya’

Dengan mengklarifikasi pelanggaran meta model unspecified verb maka seorang Coach dapat menemukan apa yang ada di balik kata kerja yang tidak jelas tersebut.

Contoh pertanyaan yang dapat diajukan seperti : ‘bagaimana persisnya anda menyakiti hatinya?’



NEWSLETTER 6

Mind Reading
Adalah apabila seorang klien seolah-olah dapat mengklaim mengetahui apa yang dipikirkan orang lain

Contoh : ‘Dia tidak menyukai saya’

Seorang Coach perlu mengklarifikasi apa yang dirujuk oleh klien dalam pernyataannya dan mengidentifikasi pikiran yang menggarisbawahi asumsi itu

Contoh pertanyaan yang dapat diajukan seperti : ‘bagaimana anda tahu bahwa dia tidak menyukai anda?’

NEWSLETTER 7

Complex Equivalence
Adalah dua pengalaman/kejadian yang berbeda dikatakan oleh klien sebagai satu hal yang sama

Contoh : ’Saya gagal dalam proyek itu. Saya payah sekali’

Menghadapi pernyataan dengan complex equivalence maka Coach perlu membantu klien untuk menguji kevalidan dari hubungan yang ada dalam pernyataan klien

Contoh pertanyaan yang dapat diajukan seperti: ‘Bagaimana mungkin gagal dalam proyek membuat anda payah sekali?’

Dapatkan metode dan teknik Coaching lebih lanjut, nantikan Newsletter periode berikutnya.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment